BREAKING NEWS

Nuclear Festival 2018

Untuk Memperkenalkan Nuklir ke Masyarakat
Di penghujung tahun 2018, salah satu komunitas kepemudaan yang bernama Komunitas Muda Nuklir Nasional (KOMMUN) mengadakan Nuclear Festival 2018 dengan tujuan memperkenalkan iptek nuklir kepada masyarakat, khususnya pemuda. Bentuk kegiatan Nuclear Festival 2018 adalah berupa rangkaian acara mulai dari kompetisi/lomba hingga seminar.

Selain untuk memperkenalkan iptek nuklir ke masyarakat, Nuclear Festival diharapkan dapat meningkatkan kreativitas pemuda melalui kompetisi video dengan tema "Nuklir dalam Kehidupan" dan meningkatkan kemampuan literasi pemuda melalui kompetisi esai dengan tema "“Eksistensi Pemuda dalam Pemanfaatan Nuklir untuk Damai".

Para finalis kompetisi video dan kompetisi esai akan diundang untuk mengikuti Nuclear Camp yang secara mendalam akan memberikan wawasan mengenai perkembangan nuklir dunia dari narasumber internasional serta pengalaman mengunjungi fasilitas nuklir yang dimiliki Indonesia.

Nuclear Festival juga akan dapat menjelaskan kegunaan dan manfaat teknologi nuklir dalam berbagai bidang kehidupan,  perkembangan teknologi nuklir yang telah diterapkan di Indonesia, serta menjelaskan peran pemuda dalam mengedukasi dan memanfaatkan teknologi nuklir untuk damai, melalui Seminar Nasional Nuklir sebagai acara puncak.

Pada kesempatan ini, KOMMUN yang sudah berusia 5 tahun juga mengadakan sayembara desain logo dengan tujuan memperoleh logo baru yang lebih segar dan modern. Tentu saja agar KOMMUN dapat mewujudkan visinya yaitu, menjadikan KOMMUN sebagai wadah pengembangan dan sosialisasi iptek nuklir yang tepat guna bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia.

Adapun rangkaian kegiatan Nuclear Festival 2018 adalah sebagai berikut:
- Kompetisi Esai:
   1 - 10 November 2018 (Pendaftaran dan pengiriman esai gelombang 1)
   11 - 19 November 2018 (Pendaftaran dan pengiriman esai gelombang 2)
   20 - 24 November 2018 (Seleksi esai)
   25 November 2018 (Pengumuman finalis/6 besar)
   30 November 2018 (Presentasi esai)
   1 Desember 2018 (Pengumuman juara)

- Kompetisi Video:
   11 Oktober 2018 - 11 November 2018 (Pendafataran dan pengiriman karya)
   12 - 14 November 2018 (Seleksi tahap 1)
   15 November 2018 (Pengumuman seleksi tahap 1)
   15 - 18 November 2018 (Seleksi tahap 2 (penilaian juri) dan pengumpulan jumlah like video)
   19 November 2018 (Pengumuman finalis/10 besar)
   1 Desember 2018 (Pengumuman juara)

- Sayembara Desain Logo:
   15 Oktober 2018 - 25 November 2018 (Pendaftaran dan pengiriman desain logo)
   29 November 2018 (Pengumuman pemenang)

- Nuclear Camp: 30 November 2018
   Kunjungan Reaktor Serbaguna G.A. Siwabessy
   Nuclear Class with International Young Nuclear Congress (IYNC)
   Film session with Rosatom
  
- Seminar Nasional: 
   18 Oktber 2018 - 15 November 2018 (Pendaftaran peserta)
   1 Desember 2018 (Pelaksanaan seminar)

Bincang-Bincang Nuklir (BBN) KOMMUN Wilayah Malang

Berdasarkan hasil rapat kerja Komunitas Muda Nuklir Nasional (KOMMUN) yang dilaksanakan di Semarang pada 10 Maret 2018 lalu, salah satu program kerja KOMMUN yang ditetapkan adalah Bincang-Bincang Nuklir (BBN). Salah satu wilayah yang telah melaksanakan BBN adalah KOMMUN Wilayah Malang. Bincang-bincang atau diskusi dilakukan secara online melalui grup WhatsApp pada tanggal 20 April 2018 pukul 19.00 - 21.00 WIB.

BBN yang dilaksanakan oleh KOMMUN Ngalam, sebutan bagi KOMMUN Wilayah Malang, mengambil tema "Swasembada Beras Hitam? Why Not?". Diskusi dipandu oleh Zakaria Itaka sebagai moderator dan pembahasan materi yang mendalam disampaikan oleh Wijaya Murti Indriatama, SP, M.Si. Adapun peserta BBN KOMMUN Ngalam berjumlah lebih kurang 207 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).

Wijaya Murti menjabarkan mengenai prospek pemuliaan padi hitam lokal melalui induksi mutasi. Masalah ketahanan pangan menjadi latar belakang dipilihnya tema ini, di mana Indonesia yang merupakan negara agraris harus mengimpor beras sebanyak 844.163,7 juta ton pada tahun 2014. Hal ini terjadi karena tingginya kebutuhan beras yang disebabkan besarnya jumlah penduduk serta alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman dan fungsi lainnya. Perubahan cuaca yang tidak stabil dan hama penyakit juga turut menurunkan produksi beras Indonesia.

Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan impor beras adalah dengan meningkatkan produksi padi per satuan luas. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan varietas padi unggul yang memiliki kualitas baik, daya hasil tinggi, serta tahan terhadap perubahan cuaca dan hama penyakit. Namun, varietas unggul ini dapat menggeser keberadaan padi lokal yang secara alami sudah teruji kualitas dan daya tahannya dalam kurun waktu yang lama dan disukai oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, padi lokal perlu dilestarikan dan dikembangkan.

Salah satu di antara varietas padi lokal yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi adalah padi beras hitam yang diyakini memiliki manfaat yang jauh lebih baik dibandingkan beras merah dan beras putih. Hanya saja padi beras hitam masih memiliki kelemahan seperti umur tanaman yang panjang (lebih dari 145 hari) dan postur yang tinggi (di atas 150 cm). Kelemahan ini dapat diatasi dengan iradiasi sinar gamma untuk menghasilkan induksi mutasi.


Rapat Kerja Nasional KOMMUN 2018

Semarang, 10 Maret 2018

Komunitas Muda Nuklir Nasional (KOMMUN) merupakan komunitas yang memiliki kerangka kerja mewadahi aspirasi para pemuda yang peduli dalam pemanfaatan teknologi nuklir di tingkat nasional. Organisasi kepemudaan ini terbentuk pada tanggal 11 Februari 2013, dan pada tahun ini telah menginjak usia lima tahun. Dalam memperingati ulang tahun yang kelima, KOMMUN mengadakan annual meeting (AM) di Tawangmangu, Solo, dan terpilihlah Indira Puspadewanty (mahasiswa Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) sebagai Ketua Umum dan Muhammad Imam Amarullah (mahasiswa Universitas Sriwijaya) sebagai Sekretaris Jenderal untuk periode kepengurusan 2018 – 2019.

Ketua Umum KOMMUN 2018, Indira Puspadewanty
Setelah menentukan rekan untuk mendampingi di kepengurusan KOMMUN periode 2018 – 2019, ketua umum terpilih beserta badan pengurus harian (BPH) melaksanakan rapat kerja nasional (rakernas) pada 10 Maret 2018 di Kafe Buku Deqiko, Semarang. Rakernas KOMMUN 2018 diselenggarakan oleh KOMMUN Wilayah Semarang sebagai tuan rumah, dengan peserta berasal dari berbagai wilayah KOMMUN, mulai dari Palembang, Tangerang Selatan, Jakarta, Solo, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Semarang.

Pembina KOMMUN, Adipurwa Muslich,S.Si

Rakernas KOMMUN 2018 dihadiri oleh salah satu Dewan Pembina KOMMUN, Adipurwa Muslich, S.Si, yang sekaligus membuka rakernas ini. Beliau menyampaikan bahwa suatu produk atau organisasi dapat menjadi besar tidak hanya melalui iklan dan pemasaran yang mahal, tapi dapat juga melalui komunitas yang dekat dengan masyarakat. KOMMUN juga dapat seperti sekarang bukan karena iklan, tapi karena pergerakan nyata di tengah masyarakat.
Beliau menambahkan, “pencapaian KOMMUN seperti saat ini sebenarnya sudah melampaui ekspektasi dari kami, dewan pembina.”

Ganjar Putro Indratoro, Ketua Umum KOMMUN 2016/2017
Selain perwakilan Dewan Pembina KOMMUN, anggota KOMMUN Jakarta sekaligus Ketua Umum KOMMUN periode 2016/2017, Ganjar Putro Indratoro pun hadir untuk mengisi rakernas sebagai pembicara terkait sejarah dan segala sesuatu terkait KOMMUN. Beliau menceritakan sejarah KOMMUN, tugas dan peranan KOMMUN di masyarakat, serta pencapaian KOMMUN yang sudah genap berusia lima tahun.

Setelah penyampaian materi oleh Ganjar Putro Indratoro, rakernas dilanjutkan dengan penyampaian program dan target dari masing-masing biro, departemen, dan wilayah KOMMUN 2018. Dimulai dari pembukaan oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, lalu dilanjutkan dengan penyampaian program oleh Sekretaris, Bendahara, kepala biro PSDM, kepala departemen Humas, kepala departemen Multimedia.

Setelah istirahat, sholat, dan makan siang, agenda dilanjutkan dengan hiburan secara sukarela oleh peserta. Anggota KOMMUN Semaang, Indah Marzia dan koordinator KOMMUN Semarang, Angger Bagaskara serta Sekretaris Jenderal KOMMUN, Muhammad Imam Amarullah, menyumbangkan suara untuk menghibur peserta rakernas. Setelahnya agenda rakernas dilanjutkan dengan penyampaian program oleh koordinator wilayah masing-masing. Namun penyampaian program oleh wilayah Solo, Jakarta, Bandung, Tangerang Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat diwakilkan oleh peserta lain karena koordinator wilayah berhalangan hadir.

Setelah penyampaian program, agenda rakernas dilanjutkan dengan diskusi dengan tujuan menyamakan persepsi terkait program dan visi KOMMUN selama satu tahun kepengurusan. Diskusi berjalan cukup seru, mengingat banyak pertanyaan, masukan, dan saran yang disampaikan oleh peserta rakernas. Akhirnya hasil diskusi ditampung dan dijadikan sebagai pertimbangan bagi BPH KOMMUN 2018 untuk menjalankan kepengurusan selama satu tahun ke depan.

Rakernas pun ditutup oleh Dewan Pembina KOMMUN dengan menyampaikan beberapa tanggapan dan masukan. Adapun harapan dari Dewan Pembina untuk KOMMUN adalah untuk dapat mempertahankan pergerakan dan terus memperluas jaringan guna memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
 
Copyright © 2014 Komunitas Muda Nuklir Nasional. Designed by OddThemes