BREAKING NEWS

Mengenal Radiasi yang Terkandung di dalam Buah Pisang

Hai Sahabat Nuklir!
Oleh Azizahnur Abdullah

Pisang (Musa Paradisiaca) merupakan tanaman buah yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat khususnya di Indonesia. Indonesia adalah penghasil pisang terbesar di Asia (Suhartini, 2012). Sebagai buah yang tumbuh subur, tanaman ini juga sering menjadi tanaman yang paling banyak ditanam oleh ppara petani, karena tanaman ini dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Tahukah kamu bahwa pisang terdapat kandungan zat radioaktif?. Pisang mengandung zat radioaktif dari alam. Semua benda yang ada di alam mengandung zat radioaktif termasuk tubuh manusia. Apakah radiasi itu selalu membahayakan bagi manusia? Radiasi ada yang berbahaya dan ada yang tidak. Berbagai macam radiasi tidak akan berbahaya bagi tubuh manusia, karena banyak jenis radiasi yang sangat bermanfaat bagi manusia. Perlu kalian ketahui bahwa radiasi sangat dekat dengan lingkungan sekitar yang bersumber dari radiasi alam. Jenis-jenis radiasi yang berasal dari alam yaitu radiasi kosmik, radiasi teresterial dan radiasi internal. Radiasi kosmik bersumber dari matahari, dimana merupakan reactor alam terbesar yang kita terima setiap hari. Radiasi terrestrial yaitu radiasi alam yang berasal dari berbatuan dan radiasi internal yang terdapat dalam tubuh manusia dengan memancarkan radiasi secara alami. Radiasi angatlah dekat dengan kehidupan, kenapa mesti takut sama radiasi. Benda yang kita konsumsi sehari-hari juga mengandung radiasi, contohnya buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan lain-lain. Tanpa kita ketahui bahwa tubuh kita telah menyerap banyak radiasi yang berasal dari makanan, salah satunya mengkonsumsi buah pisang. Pisang merupakan jenis buah yang mengandung radiasi dari alam.  Dalam buah pisang terdapat zat radioaktif yaitu mengandung Kalium (K-40). Sebelumnya kita kenali dulu seperti apa K-40 itu sendiri.
Kalium 40 (K-40) atau bisa di sebut Potassium merupakan zat radioaktif paling banyak dan paling umum berada dalam tubuh manusia dan makanan. K-40 jika berdasarkan massanya (0,2%) berada dalam tubuh manusia artinya jika mempunyai berat badan 60 Kg maka tubuhnya mengandung 120 g kalium atau setara dengan 4.000 Bq. Berikut table zat radioaktif dalam tubuh manusia.
(Sumber: Badan Tenaga Nuklir Nasional)

Jumlah K-40 akan berkurang seriring dengan bertambahnya usia. Berdasarkan sumber bahwa kalium atau potassium adalah salah satu zat mineral yang penting bagi organ tubuh manusia seperti jantung atau ginjal agar dapat berfungsi secara normal. K-40 banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Untuk memenuhi zat mineral dalam tubuh, salah satunya sering mengkonsumsi buah pisang.

Menurut Heru dalam Suranto (2020) bahwa dalam 1 buah pisang yang mengandung K-40 terdapat dosis radiasi sebesar 1 mikrosievert dengan berat buah 150 gr. Jika kalian memakan 7 buah pisang maka akan menerima dosis radiasi sebesar 7 mikrosievert. Jika berdasarkan hal ini apakah berbahaya bagi tubuh? Jelas tidak, kerena tubuh manusia menerima dosis yang diperbolehkan yaitu 1 milisievert/tahun.
K-40 yang terkandung dalam buah pisang tidak akan berbahaya bagi tubuh manusia jika di konsumsi dalam jumlah yang sewajarnya. Seperti yang dijelaskan bahwa k-40 dapat mmenjaga keseimbangan kandungan mineral didalam tubuh manusia.
Apakah radiasi itu selalu membahayakan bagi manusia? Radiasi ada yang berbahaya dan ada yang tidak. Berbagai macam radiasi tidak akan berbahaya bagi tubuh manusia, karena banyak jenis radiasi yang sangat bermanfaat bagi manusia. Perlu kalian ketahui bahwa radiasi sangat dekat dengan lingkungan sekitar yang bersumber dari radiasi alam.

Referensi
Suranto, 2020. Apakah radioaktif itu? Ini Pejelasan dari BATAN. http://infopublik.id/kategori/nasional-sosial-budaya/438643/apakah-radioaktif-itu-ini-penjelasan-dari-batan. Di Akses Pada 20 Maret 2020 Pada Pukul 20.00 WIB

#NuklirAman
#MudaNuklir
#ResonansiKebaikan

Tim Redaksi Kommun









Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Komunitas Muda Nuklir Nasional. Designed by OddThemes