BREAKING NEWS

Analisis Data Bincang-Bincang Nuklir Online Tema "Fussion : Infinity Energy"

Halo Sobat Nuklir!


Bincang-Bincang Nuklir merupakan salah satu agenda dari KOMMUN Yogyakarta yang masuk kedalam program kerja Departemen Kajian Ilmiah. Bincang-Bincang Nuklir yang selanjutnya disingkat BBN adalah diskusi dua arah antara pembicara dengan audien yang dipandu oleh seorang moderator, dimana bahasan BBN adalah seputar Nuklir dan isu-isu terkait Nuklir dengan pembicara yang kompeten di bidangnya. Tujuan dari BBN ini adalah membahas dan mengedukasi masyarakat pada umumnya dan kalangan pada khususnya terkait dengan isu-isu seputar Nuklir.
Pada BBN yang diadakan oleh KOMMUN Yogyakarta, tema yang diangkat adalah tentang Energi Fusi yang digadang-gadang dapat menjadi energi tanpa batas seperti matahari, sehingga judul untuk BBN kali ini adalah “Fussion : Infinity Energy. Diharapkan dengan diangkatnya tema terkait Energi Fusi ini dapat mengedukasi dan mengenalkan masyarakat terkait dengan Energi Fusi yang masih cukup awam di telinga masyarakat. Untuk pembicara ada Mutia Meireni yang merupakan alumni STTN-Batan dan juga sudah melanjutkan studi S2 Di Prancis.
Kegiatan BBN Online ini dilaksanakan pada Hari Minggu, 17 Mei 2020 pada pukul 13.00 15.00 WIB via live YouTube dan Google Meets. BBN ini dipandu oleh Imelda Zahra Tungga Dewi yang merupakan Wakil Koordinator Wilayah KOMMUN Yogyakarta sebagai moderator. Untuk acara ini, kami membagikan dua kuisioner, yaitu kuisioner untuk pendaftaran dan juga untuk pengambilan sertifikat.
Antusiasme pada saat pendaftaran cukup tinggi, yaitu terhitung sebanyak 81 pendaftar. Hal ini melebihi target kami  yang memperkirakan hanya 50 orang pendaftar. Selanjutnya akan kami sajikan statistik dari 81 orang pendaftar tersebut.

Dari Grafik 1 diatas, bisa dilihat bahwa 77% pendaftar merupakan non- anggota KOMMUN, hal ini sesuai ekspektasi kami yaitu kalangan muda secara umum yang menjadi sasaran kegiatan BBN Online ini. Angka 77% pendaftar non- KOMMUN dan 23% pendaftar merupakan anggota KOMMUN menurut kami sudah seimbang, dimana pendaftar yang berasal dari KOMMUN tidak mendominasi, karena berdasarkan penjelasan sebelumnya, target dari BBN Online ini adalah kalangan muda secara umum.
Selanjutnya, untuk klasifikasi pendaftar berdasarkan usia seperti yang ada di tabel diatas, kelompok usia 17 19 dan 20 22 tahun mendominasi dengan angka 45% dan 48%. Lalu, untuk rata-rata usia pendaftar adalah 20 tahun. Hal ini sesuai ekspektasi kami, yaitu pendaftar berasal dari kalangan muda.
Diatas disajikan klasifikasi pendaftar berdasarkan asal instansinya, dimana hal tersebut sudah dapat diprediksi. Yaitu pendaftar terbanyak berasal dari STTN- Batan, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Gadjah Mada.  Hal inrelevan karena UNY dan UGM merupakan kampus besar di Yogyakarta, dan STTN merupakan salah satu kampus Nuklir setelah Teknik Nuklir UGM. Diharapkan kedepannya untuk pendaftar berasal dari instansi yang lebih heterogen lagi.
Jika dilihat dari grafik diatas, baru 64% pendaftar berasal dari instansi lain. Sedangkan sisanya, yaitu 36% pendaftar berasal dari UGM, UNY, dan STTN- Batan. Sehingga kedepannya diharapkan pendaftar bisa lebih heterogen lagi.
Nah, selanjutnya sebanyak 68% pendaftar bukan merupakan orang yang berkecimpung di bidang nuklir, sedangkan sisanya merupakan orang yang berkecimpung di bidang nuklir. Hal ini sudah cukup, karena memang orientasi kami memang lebih ke arag mereka yang tidak berkecimpung di bidang nuklir. Nah selanjutnya berdasarkan kuisioner yang telah diisi oleh pendaftar, ternyata sebanyak 93% pendaftar sudah mengetahui apa itu Nuklir. Hal ini tentunya kurang sesuai dari target kami yang telah disebutkan sebelumnya bahwa orientasi dari kegiatan BBN ini adalah mereka yang belum tau apa itu Nuklir.
Untuk statistik saat pelaksanaan BBN, terdapat hanya 29 penonton dari 81 pemdaftar.  Hal ini berarti hanya 35,80% pendaftayang menyaksikan  live di Youtube. Angka ini sangat jauh dari pendaftar yang angkanya mencapai 81. Berdasarkan analisa kami, sedikitnya penonton pada live Youtube kali ini disebabkan beberapa faktor.
Yang pertama adalah faktor waktu, dimana BBN ini kita laksanakan pada pukul 13.00 WIB dimana waktu ini sangat tidak menguntungkan. Karena trafik internet pada siang hari di bulan puasa itu sangat rendah, hal itu disebabkan pada pukul 13.00 WIB merupakan waktu dimana orang biasa istirahat tidur siang atau masih dalam aktivitas lain. Sehingga menurut pengamatan kami, waktu yang tepat untuk acara BBN ini adalah waktu malam sekitar pukul 19.00 20.00 WIB. Karena pada waktu ini, orang sedang santai dan trafik internet juga pada jam tersebut cukup ramai sehingga dapat menarik lebih banyak penonton.
Kedua ada faktor tema, untuk BBN kali ini tema yang diangkat dirasa terlalu teknis sehingga kurang menarik minat khalayak ramai. Untuk kedepannya tema yang diangkat untuk BBN bisa tema yang sedang hangat di masyarakat seperti isu- isu yang baru saja terjadi.
Dan terakhir ada faktor teknis, dimana BBN ini menggunakan dua platform, yaitu Google Meets yang disambungkan dengan Live Youtube. Hal ini ternyata sangat tidak stabil karena membutuhkan jaringan yang kuat dan stabil. Sehingga saat pelaksanaan kemarin, ada juga kendala jaringan yang mengakibatkan audio dan visual yang disampaikan sedikit terganggu. Sehingga selanjutnya, untuk kegiatan online  sebaiknya  menggunakan  satu  platform  saja,  seperti   Live  Youtube, Instagram, Google Meets, Zoom, dan lain-lain.
Setelah selesai acara BBN, kami membagikan kuisioner yang berisi seberapa paham mereka dengan materi yang disampaikan. Ternyata, dari 22 responden, rata-rata pemahaman mereka adalah 2.41 dalam rentang 1 3. Hal ini berarti mereka cukup paham dengan materi yang disampaikan.
Terimakasih atas antusiasme dari peserta, pembicara, dan panitia  yang bertugas. Semoga kegiatan BBN Online kali ini dapat menambah pengalaman dan wawasan kita. Dan semoga masyarakat lebih dekat dan mengerti dengan Nuklir.

Salam 
Redaksi Kommun

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Komunitas Muda Nuklir Nasional. Designed by OddThemes