Sejarah KOMMUN


SEJARAH PERJALANAN KOMMUN HINGGA SEKARANG
16 Maret 2018

KOMMUN (Komunitas Muda Nuklir Nasional) adalah komunitas yang memiliki kerangka kerja mewadahi aspirasi para pemuda yang peduli dalam memanfaatkan IPTEK nuklir berskala nasional. Dalam bahasa Inggris KOMMUN adalah National Nuclear Youth Community of Indonesia (NNYC). KOMMUN mulai berdiri sejak tanggal 11 Februari 2013 dengan berasaskan Pancasila, UUD 1945, UU Pemuda dan UU mengenai IPTEK Nuklir. 
Nama KOMMUN awalnya adalah Komunitas Nuklir Nasional (KNN), kemudian berubah menjadi KOMMUN pada saat Sidang KNN. Berdirinya KOMMUN berawal dari ide para mahasiswa penerima beasiswa BATAN yang berasal dari UI, UGM, ITB dan STTN dalam penyelenggaraan Nuclear Youth Summit (NYS) 2013. Kegiatan ini merupakan agenda besar skala nasional pertama KOMMUN yang bekerja sama dengan Pusat Diseminasi dan Kemitraan BATAN, tepatnya diselenggarakan pada tanggal 23 – 25 Mei 2013 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Pada NYS pertama ini, sekaligus merupakan agenda peresmian KOMMUN.
KOMMUN memiliki visi,

menjadikan KOMMUN sebagai wadah pengembangan dan sosialisasi iptek nuklir yang tepat guna bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia. 

dan misi KOMMUN adalah,
(1) Mengadakan kegiatan-kegiatan sosialisasi nuklir yang tepat akurat secara berkala, baik di lingkungan akademis maupun non-akademis; 
(2) Memberikan pemahaman yang tepat dan informasi berimbang mengenai perkembangan iptek nuklir beserta aplikasinya dalam kehidupan; 
(3) Menjalin hubungan yang baik dengan lembaga/instansi dan independen/sukarelawan; 
(4) Memperluas jaringan KOMMUN ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah keanggotaan yang mewakili setiap daerah di Indonesia, dan frekuensi kegiatan baik yang bersifat permintaan masyarakat maupun inisiatif internal; 
(5) Bekerja sama dengan lembaga nuklir dalam hal akademis (jika diperlukan), yakni pengetahuan, penelitian dan pengembangan iptek nuklir; 
(6) Menampung aspirasi pemuda mengenai permasalahan iptek nuklir untuk didiskusikan bersama sehingga dicapai sebuah solusi yang tepat dan aplikatif.

Dengan kehadiran KOMMUN ini diharapkan dapat meningkatkan minat pelajar di Indonesia untuk menguasai bidang teknologi nuklir serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri mahasiswa untuk siap bersaing dan menunjukkan karyanya yang bermanfaat di khalayak umum, dan menjadikan bangsa Indonesia ini semakin maju dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir.
Ketua Umum KOMMUN yang pertama adalah Akhmad Aji Wijayanto yang saat itu adalah mahasiswa Teknik Nuklir UGM, yang menjabat dari 11 Februari 2013 – 27 September 2014. Pemilihan Ketua Umum pertama ini dilakukan dengan cara voting di ruang KPFT Fakultas Teknik UGM. Selain pemilihan Ketua Umum, pada saat itu pula pembahasan AD/ART KOMMUN yang disebut dengan Sidang KNN (Komunitas Nuklir Nasional) dilaksanakan, yang dihadiri oleh peserta dari UI, UGM dan STTN. 
Pada awal berdirinya, KOMMUN berpusat di Yogyakarta, karena Ketua Umum yang menjabat pertama kali berdomisili disana. KOMMUN saat itu terdiri dari KOMMUN pusat dan KOMMUN ranting. KOMMUN ranting yang ada saat itu adalah KOMMUN ranting UI, KOMMUN ranting UGM, KOMMUN ranting ITB, KOMMUN ranting STTN, KOMMUN ranting UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan KMSN (Komunitas Mahasiswa Sadar Nuklir) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 
Selanjutnya, Ketua Umum KOMMUN digantikan oleh Sayid Mubarok yang saat itu adalah mahasiswa Fisika UI, yang menjabat dari 27 September 2014 – 15 November 2015. Pergantian Ketua Umum ini dilaksanakan ketika gathering mahasiswa penerima beasiswa BATAN di Bumi Perkemahan Cibubur pada tanggal 11 Mei 2014. Sedangkan acara Serah Terima Jabatan dan pelaporan pertanggungjawaban pengurus dilakukan di gedung Jurusan Teknik Fisika UGM pada tanggal 27 September 2014. Dalam masa baktinya, Sayid Mubarok mengadakan NYS 2014 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta pada tanggal 22 – 24 November 2014.
Pada kepengurusan Sayid Mubarok juga dilaksanakan NYS 2015 pada tanggal 14 – 15 November 2015 di Hotel Savero Golden Flower, Bogor. NYS ketiga ini juga sekaligus dengan pelaksanaan pemilihan Ketua Umum selanjutnya yang dilakukan dengan cara seleksi dan voting. Terpilihlah Ganjar Putro Indratoro yang saat itu adalah mahasiswa Teknik Nuklir UGM sebagai Ketua Umum KOMMUN yang menjabat dari Januari 2016 – Februari 2017. 
Kemudian pada awal kepengurusan Ketua Umum ketiga, Ganjar Putro Indratoro, mengadakan Musyawarah Nasional pertama pada tanggal 9 – 10 Januari 2016 di Yogyakarta. Disitulah terjadinya perombakan AD/ART, salah satunya struktural komunitas. KOMMUN pusat ditiadakan, akan tetapi diubah menjadi Badan Pengurus Harian (BPH) KOMMUN yang terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris jenderal, Sekretaris I & II, Bendahara I & II, Kepala Biro PSDM, Kepala Departemen Kajian Ilmiah, Kepala Departemen Multimedia, Kepala Departemen Humas dan Kordinator Wilayah(Korwil). Setiap Kepala Departemen dan Kepala Biro di BPH KOMMUN tidak lagi memiliki staff (terjadi perampingan struktur), karena di setiap wilayah seorang Korwil sudah memiliki Pengurus Harian (PH).
Pada periode kepemimpinan Ganjar Putro Indratoro, KOMMUN tersebar di 10 wilayah, yaitu di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Malang, Tangerang Selatan, Semarang, Palembang, Bogor, Solo dan Kalimantan Timur. Kemudian pada Annual Meeting 2017, diresmikanlah KOMMUN wilayah baru yaitu Surabaya, sehingga pada saat ini KOMMUN tersebar di 11 wilayah. Pada periode 2017/2018, KOMMUN dipimpin oleh Arief Rahman Hakim, mahasiswa Teknik Nuklir UGM ,sebagai Ketua Umum dan Farah Fathiaty Mardiyah, mahasiswa Pendidikan Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagai Sekretaris Jenderal
Pada peringatan ulang tahun KOMMUN ke-5, 11 Februari 2018, dilaksanakan Annual Meeting 2018 (AM 2018) di Tawangmangu, Solo. Pada AM 2018 diresmikan KOMMUN wilayah Kalimantan Barat yang sebelumnya menginduk ke Kalimantan Timur, namun pada periode ini KOMMUN wilayah Bogor tidak memiliki perwakilan pengurus (vakum), sehingga KOMMUN saat ini tetap tersebar di 11 wilayah. Adapun AM 2018 melahirkan Ketua Umum baru, Indira Puspadewanty, mahasiswa Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Sekretaris Jenderal baru, Muhammad Imam Amarullah, mahasiswa Universitas Sriwijaya. KOMMUN periode 2018/2019 telah melaksanakan rapat kerja nasional pada 10 Maret 2018 di Semarang.

Pages